Pages

Senin, 03 Januari 2011

Lima Danau Tercemar Limbah Selama 2010

Jakarta (ANTARA) - Limbah sawit dan kegiatan penambangan yang mendominasi pencemaran lingkungan selama 2010, selain mencemari sungai-sungai juga turut mencemari lima danau besar di Indonesia.
"Selain sungai, terdapat lima danau yang juga tercemar limbah," kata Kepala Departemen Advokasi Eksekutif Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Mukri Friatna di Jakarta, Senin.
Danau yang tercemar tersebut yaitu Danau Sentani di Jayapura, Provinsi Papua, tercemar limbah domestik, Danau Unhas di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, yang tercemar limbah logam berat, Situ Rawabadung di Jakarta Timur tercemar mercury.
Selain itu, juga Danau Sembuluh di Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah, yang tercemar limbah CPO dan Danau Penantian di Muaraenim Palembang, Provinsi Sumatera Selatan, yang tercemar limbah PLTU.
Pencemaran air di danau tersebut, menyebabkan masyarakat setempat tidak bisa lagi memanfaatkan air danau untuk kebutuhan sehari-hari, baik untuk konsumsi maupun membudidayakan ikan.
Pencemaran air dilihat dari tingginya tingkat BOD ("Biological Oxygen Demand"), COD ("Chemical Oxygen Demand") dan PH melampaui baku mutu yang ditetapkan.
Bila mengacu kepada Keputusan Menteri Kesehatan No.907/Menkes/ SK/VII/2002 menyebutkan, tingkat keasaman air (PH) harus antara 6,5 hingga 8,5. Nilai ini sama dengan yang telah ditetapkan oleh badan kesehatan dunia (WHO) yaitu air bisa diminum jika PH 6,5 hingga 8,5.
Walhi mendata selama 2010 telah terjadi 75 kali pencemaran yang mengakibatkan 65 sungai dan lima lokasi perairan laut tercemar.
Selain lima danau tersebut, sejumlah sungai juga turut tercemar selama 2010 seperti sungai Batota di Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur dan 18 sungai lainnya di sejumlah daerah yang tercemar limbah tambang batubara.
Di samping itu, lima sungai tercemar tambang emas, sungai Rembang dan Indralaya di Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, yang tercemar minyak, sungai Nuangan di Manado tercemar limbah B3 dan sungai Bali di Kotabaru, Kaltim, tercemar bijih besi serta sungai Ulu Muntok di Bangka yang tercemar timah.
Sementara itu, 21 sungai dimana 18 di antaranya di wilayah Sumatera dan lainnya di Provinsi Kalimantan Barat, tercemar limbah sawit serta 22 sungai juga tercemar limbah industri dan campuran.

Pola Aliran Sungai

Dalam interpretasi pola aliran dapat mudah dilakukan dengan pemanfaatan data penginderaan jauh baik citra foto ataupun non foto sangat terlebih lagi apabila data penginderaan jauh yang stereoskopis (foto udara) dengan menampakkan 3 dimensional, sehingga hasil yang didapatkan akan maksimal. Citra satelit yang paling baik digunakan untuk mengetahui pola aliran adalah citra radar (ifsar) yang menghasilkan kenampakan tiga dimensi yang paling baik. Pola aliran mempunyai berbagai jenis pola, diantaranya ialah dendritic, paralel, radial, trelis, rectangular, centripetal, angular dan multibasinal. Gambar 3. merupakan jenis-jenis pola aliran sungai dalam DAS.
Pola Aliran Sungai
  1. Dendritik: seperti percabangan pohon, percabangan tidak teratur dengan arah dan sudut yang beragam. Berkembang di batuan yangs homogen dan tidak terkontrol oleh struktur, umunya pada batuan sedimen dengan perlapisan horisontal, atau pada batuan beku dan batuan kristalin yang homogen.
  2. Rectangular : Aliran rectangular merupakan pola aliran dari pertemuan antara alirannya membentuk sudut siku-siku atau hampir siku-siku. Pola aliran ini berkembang pada daerah rekahan dan patahan.
  3. Paralel: anak sungai utama saling sejajar atau hampir sejajar, bermuara pada sungai-sungai utama dengan sudut lancip atau langsung bermuara ke laut. Berkembang di lereng yang terkontrol oleh struktur (lipatan monoklinal, isoklinal, sesar yang saling sejajar dengan spasi yang pendek) atau dekat pantai.
  4. Trellis: percabangan anak sungai dan sungai utama hampir tegak lurus, sungai-sungai utama sejajar atau hampir sejajar. Berkembang di batuan sedimen terlipat atau terungkit dengan litologi yang berselang-seling antara yang lunak dan resisten.
  5. Deranged : pola aliran yang tidak teratur dengan sungai dengan sungai pendek yang arahnya tidak menentu, payau dan pada daerah basah mencirikan daerah glacial bagian bawah.
  6. Radial Sentrifugal: sungai yang mengalir ke segala arah dari satu titik. Berkembang pada vulkan atau dome.
  7. Radial Centripetal: sungai yang mengalir memusat dari berbagai arah. Berkembang di kaldera, karater, atau cekungan tertutup lainnya.
  8. Annular: sungai utama melingkar dengan anak sungai yang membentuk sudut hampir tegak lurus. Berkembang di dome dengan batuan yang berseling antara lunak dan keras.
  9. Pinnate : Pola Pinnate adalah aliran sungai yang mana muara anak sungai membentuk sudut lancip dengan sungai induk. Sungai ini biasanya terdapat pada bukit yang lerengnya terjal.
  10. Memusat/Multibasinal: percabangan sungai tidak bermuara pada sungai utama, melainkan hilang ke bawah permukaan. Berkembang pada topografi karst. Tabel 1. merupakan pola pengaliran dengan karaktersitiknya.
Morisawa (1985) menyebutkan pengaruh geologi terhadap bentuk sungai dan jaringannya adalah dinamika struktur geologi, yaitu tektonik aktif dan pasif serta lithologi (batuan). Kontrol dinamika struktur diantaranya pensesaran, pengangkatan (perlipatan) dan kegiatan vulkanik yang dapat menyebabkan erosi sungai. Kontrol struktur pasif mempengaruhi arah dari sistem sungai karena kegiatan tektonik aktif. Sedangkan batuan dapat mempengaruhi morfologi sungai dan jaringan topologi yang memudahkan terjadinya pelapukan dan ketahanan batuan terhadap erosi. Tabel 2. merupakan tabel kontrol struktur terhadap bentuk sungai
Tabel 2. Kontrol Struktur Terhadap Bentuk Sungai (Morisawa, 1985)
Pola Pengaliran dan Karakteristiknya (van Zuidam, 1985)

Coba yuk!! Olah raga dengan berjalan kaki

Membakar Lemak Lebih Cepat Saat Jalan Kaki
Cara terbaik untuk meningkatkan pembakaran kalori adalah mengambil langkah-langkah yang lebih pendek dan lebih cepat.

Meskipun olahraga jalan kaki seringkali dianggap "kurang menantang", namun Anda bisa membakar lemak lebih banyak jika tahu caranya. Anda bahkan tak perlu melakukan upaya terlalu keras.

Hindari tanjakan yang curam
Jangan menganggap bahwa berjalan di jalanan yang menanjak dan curam lebih baik dalam membakar kalori. “Lebih baik menjaga kecepatan Anda pada tanjakan yang sedang daripada melambat pada tanjakan yang lebih curam," kata Mark Fenton, penulis buku The Complete Guide to Walking.

Ayunkan lengan Anda
Saat berjalan, lengan kita otomatis akan mengayun mengikuti irama langkah kita. Ayunkan lengan Anda yang menekuk dengan penuh semangat. Selain bisa membuat Anda berjalan lebih cepat, juga membakar lebih banyak kalori, demikian menurut Lee Scott, pelatih jalan dan direktur WoW Power Walking di Toronto.

Ambil langkah-langkah kecil
Cara terbaik untuk meningkatkan kecepatan langkah dan pembakaran kalori adalah mengambil langkah-langkah yang lebih pendek dan lebih cepat, jelas Scott. Berjalanlah dalam 100 langkah, kemudian pulihkan diri selama satu menit. Melangkah lagi 100 langkah, lalu coba untuk mengurangi waktubreak lima detik dari waktu Anda. Ulangi 12 kali.
Tetapkan titik tujuan
Therese Iknoian, penulis buku Fitness Walking, menyarankan Anda untuk memilih penanda (misalnya rambu berhenti, bangku taman, dan lain sebagainya) dan mempercepat langkah Anda sampai Anda mencapai titik tujuan tersebut. Lalu berjalanlah lebih lambat untuk jarak yang sama.

Libatkan otot betis
Ketika kaki Anda menapakkan kaki bagian depan, tolakkan kaki Anda seolah sedang membersihkan permen karet dari sol sepatu Anda, kata Iknoian. Hal ini akan membuat betis, hamstring (otot sepanjang belakang paha hingga belakang lutut), dan otot-otot bokong ikut bekerja. Semakin banyak otot yang Anda gunakan, semakin banyak kalori yang Anda bakar.

Pilih sepatu yang tepat
Untuk mendapatkan kekuatan terbesar dari tolakan kaki Anda, pilih sepatu dengan bantalan yang minim, namun dengan bagian depan sepatu yang fleksibel atau lentur, kata Fenton.

Berdiri tegak
Ketika tubuh Anda dalam posisi lurus, punggung dan otot-otot bokong mampu bekerja lebih bertenaga, sehingga Anda bisa berjalan lebih cepat dan membakar lebih banyak kalori. Berdirilah dengan tegak, regangkan otot-otot punggung dengan tulang belakang lurus. Pastikan telinga dan pundak Anda juga sejajar dengan pinggul.

Tingkatkan detak jantung
Bila Anda mengenakan monitor detak jantung, Anda bisa bertindak sebagai pelatih pribadi yang menjaga Anda untuk melangkah dalam kecepatan membakar lemak yang optimal. “Itu memberikan Anda dorongan ketika langkah Anda terlalu melambat, tapi juga memperlambat Anda jika Anda mendorong terlalu keras," ujar Iknoian.

Tambahkan kekuatan
Gerakan sederhana seperti push-up dan lunge menyebabkan lebih banyak otot yang bekerja untuk pembakaran utama, jelas Harley Pasternak, pelatih pribadi para selebriti (di antaranya Hilary Duff). Ketika Anda berjalan, berhentilah setiap lima menit dan lakukan gerakan push-up atau lungeini selama satu menit. Tambahan kekuatan ini akan membantu Anda melancarkan metabolisme dalam jangka panjang. 

Happy New Year All!!!!

Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Sabtu, 20 November 2010

Kapan Seseorang membutuhakan gigi kawat???

alah satu perawatan yang bisa dilakukan untuk merapikan gigi adalah menggunakan kawat gigi. Tapi kapan sebenarnya seseorang membutuhkan kawat gigi?

Penggunaan kawat gigi biasanya cukup sederhana tanpa menggunakan jarum, bius atau pengeboran gigi. Kawat gigi bisa digunakan pada usia berapapun, namun usia yang ideal untuk menggunakan kawat gigi adalah usia 10-14 tahun.

Seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (9/11/2010) sebelum menggunakan kawat gigi dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan seberapa banyak ruang yang tersedia untuk kawat gigi, lokasi gigi yang perlu diluruskan dan untuk melihat kondisi kesehatan gigi seperti apakah ada gigi berlubang atau tidak.

Ada beberapa alasan yang membuat seseorang membutuhkan bantuan kawat gigi, seperti karena ada kebutuhan untuk memperbaiki lokasi gigi atau gangguan ortodontis hingga kebutuhan kosmetika sehingga terlihat lebih cantik saat tersenyum. Namun umumnya orang memerlukan kawat gigi karena:
  1. Untuk meluruskan gigi. Bentuk gigi yang bengkok atau tidak sejajar bisa menyebabkan masalah dalam hal proses menggigit, mengunyah dan memproses makanan. Kondisi ini memiliki kemungkinan menyebabkan sakit kepala dan sakit Untuk membetulkan kondisi saat menggigit. Misalnya jika posisi rahang atas gigi terlalu jauh ke depan atau gigi bawah yang terlalu ke dalam, sehingga memiliki posisi menggigit yang tidak pas. Kondisi ini akan mengakibatkan ketegangan di rahang dan membuat seseorang menggigit dengan tidak benar. Selain itu pada kondisi tertentu bisa menyebabkan kerusakan tulang.
  2. Agar bisa mengunyah makanan lebih baik. Jika posisi gigi tidak benar, maka makanan yang masuk tidak akan terkunyah dengan baik yang nantinya dapat memicu gangguan di perut.
  3. Adanya masalah pada pernapasan. Jika terjadi perubahan dalam struktur gigi maka bisa memicu perubahan mulut. Jika gigi tidak lurus dan selaras, maka akan menyebabkan gangguan pernapasan.
Selain itu ada juga orang yang menggunakan kawat gigi untuk alasan kosmetik, padahal tidak benar-benar membutuhkannya. Alasan ini biasanya agar seseorang memiliki senyuman yang indah serta bentuk gigi yang sempurna.

Hai All!!

hai!
Welcome to my blog..
Ini adalah blog aku yang ke dua.
Berilah kesan dan pesan kalian terhadap blogku ini..
Trims..
Enjoy in my room

about me and myself

Foto saya
only a human need friend and need someone to tell about my hard problem. And i believe can found it.

Pengikut

search

 

Blogroll

Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

About