Pages

Minggu, 20 September 2015

Perilaku Konsumen dengan Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc

Yasmin Nindyasari
I24140012


ilmu keluarga dan konsumen
Fakultas Ekologi Manusia
Institut Pertanian Bogor


Kuliah Perilaku Konsumen IKK233 (Consumer Behavior Class)

Department of Family and Consumer Sciences, (www.ikk.fema.ipb.ac.id)
College of Human Ecology (www.fema.ipb.ac.id)
Bogor Agricultural University IPB (www.ipb.ac.id)

Tim Pengajar :
Prof Dr Ir UJANG  SUMARWAN, MSc
www.ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id
sumarwan@mb.ipb.ac.id)
Dr. Ir. Lilik Noor Yuliati, MFSA
Dr. Ir. Megawati simanjuntak, MS
Ir. Retnaningsih, MS
Ir. Md djamaluddin, MSc

Senin, 15 September 2015


                    Senin, 15 September 2015 merupakan hari kedua perkuliahan perilaku konsumen. Mata kuliah yang mempelajari bagaimana menjadi seseorang yang memiliki sikap konsumen yang baik dan bijak. Hari pertama perkuliahan dosen yang hadir adalah Bapak Djemdjem namun dihari kedua perkuliahan kali ini langsung ketua departemen IKK yang hadir untuk menyampaikan materi yaitu Bapak Ujang Sumarwan. Materi yang dibahas yaitu pendahuluan seperti perkenalan bagaimana sikap dan perilaku konsumen tersebut dan motivasi

               Istilah perilaku konsumen diartikan sebagai perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka (Schiffman dan Kanuk, 2010)
Intinya, perilaku konsumen adalah semua kegiatan, tindakan, serta proses psikologis yang mendorong tindakan tersebut pada saat sebelum membeli, ketika membeli, menggunakan, menghabiskan produk atau jasa setelah melakukan hal tersebut atau kegiartan evaluasi (Sumarwan, 2010)
               Riset perilaku konsumen terdiri dari tiga perspektif yaitu perspektif pengambilan keputusan, perspektif eksperiensial, perspektif pengaruh. Studi perilaku konsumen adalah studi mengenai bagaimana seorang individu membuat keputusan untuk melokasikan sumber daya yang tersedia (waktu, usaha dan energi). Konsumen akan melakukan tiga macam perilaku yang terkait dengan barang, jasa dan ide.  Pertama, bagaimana ia mendapatkannya? Kedua, bagaimana ia mengkonsumsinya? Ketiga, bagaimana ia menghabiskan bagian yang tidak ia konsumsi?
Model keputusan konsumen merupakan proses keputusan konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi barang dan jasa terdiri atas beberapa tahap, yaitu pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan kepuasan konsumen. Proses konsumen tersebut dipengaruhi oleh tiga faktor urama, yaitu strategi pemasaran, individu, dan fakto lingkungan.

selanjutnya adalah motivasi


               Motivasi terbentu dari adanya stimulus atau rangsangan yang akan menyebabkan pengenalan kebutuhan (need recognition). Rangsangan tersebut bisa datang dari diri seseoraang ataupun adanya gap antara  apa yang dirasakan dengan apa yang seharusnya dirasakan. Pengenalan kebutuhan akan menyebabkan tekanan kepada konsumen sehingga adanya dorongan pada dirinya (drive state) untuk melakukan tindakan yang bertujuann terpenuhinya kebutuhan konsumen.

               Kebutuhan yang dirasakan konsumen dapat disebabkan oleh faktor dari dalam diri sendiri maupundari faktor konsumen. Kebutuhan dibagi menjadi beberapa macam. Dasar kebuthan manusia disebut kebutuhan primer, kebutuhan sekunder atau motif. Dasar teori ini adalah teori kebutuhan dari maslow 
               Selain itu, ada juga teori motivasi McClelland yang menyatakan bahwa ada tiga dasar kebutuhan manusia yaitu (1) kebutuhan untuk sukses, (2)  kebutuhan untuk afiliasi, (3) kebutuhan kekuasaan. Aplikasi teori motivasi dalam strategi pemasaran ada dua yaitu sebagai segmentasi dan positioning. 

Kamis, 07 Mei 2015

Permasalahan dan Isu

Pesmasalahan dan isu, di suatu tempat pastinya akan selalu ada permasalahan permasalahan serta isu isu tertentu mengenai tempat tersebut, dan terkadang meski di satu tempat tapi permsalahan dan isu ada perbedaan tergantung dari siapa permasalahan dan isu tersebut berasal dan bagaimana permasalahan dan isu itu berkemban. Oleh karena itu saya mencoba mencari tahu bagaimana permasalahan dan isu di Universitas Negeri Jakarta, dengan cara mewawancarai elemen kampus yang dipilih dengan acak. Menurut salah satu nerasumber yaitu ibu Misnawati selaku laboran di laboratorium Kimia FMIPA permasalahan yang dihadapi di Universitas Negeri Jakarta saat ini adalah kurangnya sarana dan prasarana yang tidak memadai, terutama di lingkungan laboratorium seperti tidak adanya beberapa ruangan ruangan penting yang semestinya ada dan layak di setiap laboratorium seperti ruang asam, ruang persiapan, ruang alat dan beberapa elemen lainnya. Beberapa ruangan memang sudah ada namun masih dapat dikatakan dibawah kelayakan karena masih belum sesuai dengan standar yang semestinya seperti ruang asam yang masih mengguakan alat yang cukup berisik dan menggangu praktikan, hal ini karena alat yang digunakan pada ruang asam ini masih dibawah standar, selain itu ruang bahan dan ruang persiapan tidak sesuai dengan ketentuan karena pada laboratorium kimia di FMIPA kedua ruangan tersebut tergabung menjadi satu dan semestinya kedua ruangan tersebut terpisah, karena apabila tegabung menjadi satu akan membahayakan praktikan yang sedang mempersiapkan bahan bahan untuk praktikum karena kemungkinan praktikan mengalami keracunan bahan atau zat kimia lebih besar karena praktikan menghirup udara yang mengandung lebih banyak zat kimia ketika kedua ruangan tersebut digabung menjadi satu . Menurut beliau hal ini dapat terjadi karena kurangnya sinergisitas antara birokrat fakultas dan birokrat universitas, kerena selama ini birokrat fakultas hanya menerima segala sesuatu yang diberikan oleh pihak birokrat universitas dalam hal pengembangan sarana dan prasarana di fakultas, seharusnya birokrat fakultas selaku pengurus yang mengetahui apa saja yang harusnya dikembangkan mengajukan hal hal apa saja yang dibutuhkan ke pihak birokrat unviversitas agar pengembangan sarana dan prasarana terjalin dengan baik dan hal seperti ini sebaiknya segera dilaksanakan. Menurut narasumber isu yang saat ini hangat beredar di Universitas Negeri Jakarta saat ini adalah akan dipindahkannya fakultas FMIPA dari kampus B atau kampus timur ke kampus A. isu ini terjadi kerena adanya wacana akan dibelinya tanah FMIPA oleh pemerintah untuk dijadikan sarana bagi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Di laboratorium sendiri isu ini sangat tidak disetujui dengan alasan bila benar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) akan dipindahkan dari kampus B atau kampus timur ke kampus A belum tentu akan adanya perubahan menuju yang lebih baik. Seperti saat ini laboratorium kimia, fisika, dan biologi masih menjadi satu bangunan yang semestinya terpisah belum tentu ketika FMIPA dipindahkan ke kampus A ketiga laboratorium ini dipisahkan. Sebenarnya ketiga laboratorium ini harus dipisahkan demi keselamatan para mahasiswa dan para pengguna laboratoriun itu sendiri. Selain itu belum ada kepastian akan dibuatkannya pembuangan limbah zat kimia yang layak bila FMIPA dipindahkan ke kampus A. Dari permasalahan dan isu yang telah dikemukanan oleh narasumber, narasumber memiliki pengharapan yang besar agar permasalahan da isu ini dapat diselesaikan dengan bijak demi pengembangan sarana dan prasana di Universitas Negeri Jakarta menjadi lebih baik.

Permasalahan dan Isu

Pesmasalahan dan isu, di suatu tempat pastinya akan selalu ada permasalahan permasalahan serta isu isu tertentu mengenai tempat tersebut, dan terkadang meski di satu tempat tapi permsalahan dan isu ada perbedaan tergantung dari siapa permasalahan dan isu tersebut berasal dan bagaimana permasalahan dan isu itu berkemban. Oleh karena itu saya mencoba mencari tahu bagaimana permasalahan dan isu di Universitas Negeri Jakarta, dengan cara mewawancarai elemen kampus yang dipilih dengan acak. Menurut salah satu nerasumber yaitu ibu Misnawati selaku laboran di laboratorium Kimia FMIPA permasalahan yang dihadapi di Universitas Negeri Jakarta saat ini adalah kurangnya sarana dan prasarana yang tidak memadai, terutama di lingkungan laboratorium seperti tidak adanya beberapa ruangan ruangan penting yang semestinya ada dan layak di setiap laboratorium seperti ruang asam, ruang persiapan, ruang alat dan beberapa elemen lainnya. Beberapa ruangan memang sudah ada namun masih dapat dikatakan dibawah kelayakan karena masih belum sesuai dengan standar yang semestinya seperti ruang asam yang masih mengguakan alat yang cukup berisik dan menggangu praktikan, hal ini karena alat yang digunakan pada ruang asam ini masih dibawah standar, selain itu ruang bahan dan ruang persiapan tidak sesuai dengan ketentuan karena pada laboratorium kimia di FMIPA kedua ruangan tersebut tergabung menjadi satu dan semestinya kedua ruangan tersebut terpisah, karena apabila tegabung menjadi satu akan membahayakan praktikan yang sedang mempersiapkan bahan bahan untuk praktikum karena kemungkinan praktikan mengalami keracunan bahan atau zat kimia lebih besar karena praktikan menghirup udara yang mengandung lebih banyak zat kimia ketika kedua ruangan tersebut digabung menjadi satu . Menurut beliau hal ini dapat terjadi karena kurangnya sinergisitas antara birokrat fakultas dan birokrat universitas, kerena selama ini birokrat fakultas hanya menerima segala sesuatu yang diberikan oleh pihak birokrat universitas dalam hal pengembangan sarana dan prasarana di fakultas, seharusnya birokrat fakultas selaku pengurus yang mengetahui apa saja yang harusnya dikembangkan mengajukan hal hal apa saja yang dibutuhkan ke pihak birokrat unviversitas agar pengembangan sarana dan prasarana terjalin dengan baik dan hal seperti ini sebaiknya segera dilaksanakan. Menurut narasumber isu yang saat ini hangat beredar di Universitas Negeri Jakarta saat ini adalah akan dipindahkannya fakultas FMIPA dari kampus B atau kampus timur ke kampus A. isu ini terjadi kerena adanya wacana akan dibelinya tanah FMIPA oleh pemerintah untuk dijadikan sarana bagi Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK). Di laboratorium sendiri isu ini sangat tidak disetujui dengan alasan bila benar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) akan dipindahkan dari kampus B atau kampus timur ke kampus A belum tentu akan adanya perubahan menuju yang lebih baik. Seperti saat ini laboratorium kimia, fisika, dan biologi masih menjadi satu bangunan yang semestinya terpisah belum tentu ketika FMIPA dipindahkan ke kampus A ketiga laboratorium ini dipisahkan. Sebenarnya ketiga laboratorium ini harus dipisahkan demi keselamatan para mahasiswa dan para pengguna laboratoriun itu sendiri. Selain itu belum ada kepastian akan dibuatkannya pembuangan limbah zat kimia yang layak bila FMIPA dipindahkan ke kampus A. Dari permasalahan dan isu yang telah dikemukanan oleh narasumber, narasumber memiliki pengharapan yang besar agar permasalahan da isu ini dapat diselesaikan dengan bijak demi pengembangan sarana dan prasana di Universitas Negeri Jakarta menjadi lebih baik.

Hai All!!

hai!
Welcome to my blog..
Ini adalah blog aku yang ke dua.
Berilah kesan dan pesan kalian terhadap blogku ini..
Trims..
Enjoy in my room

about me and myself

Foto saya
only a human need friend and need someone to tell about my hard problem. And i believe can found it.

Pengikut

search

 

Blogroll

Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

About